Trio ini bukanlah kumpulan para filosof yang lagi memikirkan bagaimana makna kehidupan ini. Tapi mereka adalah tiga musisi jazz kampium dari Indonesia yang terdiri dari Bintang Indrianto (bass), Arief Setiadi (saxophone) dan Garry Herb (drum). Rekaman mereka bertiga ini didokumentasikan dalam album “Philosophy” yang dikeluarkan pada bulan Maret 2009 lalu.
Kesamaannya adalah mereka berbicara tentang kehidupan sehari-hari namun melalui sarana musik. Meski melalui musik, mereka tetap saja mencoba bereksplorasi dengan ide-ide sederhana yang berasal dari berbagai kejadian hidup sehari-hari. Bintang Indrianto melihat dan mendengar keberagaman perilaku orang-orang yang tentunya dilandasi dengan pandangan hidup dan filosofi masing-masing orang. Kesemuanya menjadi inspirasi bagi 10 komposisi yang ada dalam album “Philosophy” ini.
Dari segi formasi trio ini di Indonesia cukup langka, kalau tidak dikatakan untuk pertamakalinya. Biasanya formasi trio berkisar dengan piano-bass-drum atau terdapat instrumen yang berlaku sebagai tulang punggung di wilayah harmoni. Formasi saxophone-bass-drum ini kalau dilihat dari masalah kekompakan harmonisasinya dikenal lebih menantang dan sulit. Mengingat instrumen yang ada hanya berfungsi sebagai melodi dan ryhthm saja. Pasangan Bintang dan Arief sudah sering berkolaberasi seperti dalam album “Jazzybass” (2001) dan “Jazzysax” (2003) atau pun penampilan mereka di panggung dan studio. Sehingga keakraban komunikasi mereka bisa terjalin sampai ketika bermain musik. Garry Herb sendiri sering membantu kelompok Krakatau
Musiknya sendiri, meski relatif “berat”, penampilan mereka layak disimak lebih mendalam. Logika fungsi masing-masing instrumen bagi mereka bisa terkesan elastis. Instrumen ryhthm bisa melakukan tugas lain, seperti fungsi harmoni atau melodinya malah terkesan kabur. Namun semuanya menyatu dalam sebuah percakapan musikal yang menantang.








