Meski akhir-akhir ini isu hubungan kultural antara Indonesia dan Malaysia sempat memanas, namun bagi Ngayogjazz Bantul 2009 bukanlah menjadi penghalang untuk mengundang salah satu kelompok jazz terkenal dari Malaysia, BassGrOoVe100.
Personil band yang didirikan di awal 2008 ini terdiri dari Albert Yap (bass), Leonard Yeap (keyboards), Tom Anuar (drum), Ihzwan Omar (gitar) dan Eddie Kismilardy (sax). Di Indonesia BassGrOoVe100 belum dikenal secara luas, namun nama ini cukup familiar dalam beberapa kancah festival jazz di negeri kita. Sebut saja Malacca Strait Jazz Festival 2008 di Riau dan JakJazz 2008.
Mereka bersatu membentuk group dengan tujuan dan komitmen yang sama yaitu berekspresi melalui musik dengan bebas. Sedangkan masing-masing musisi mempunyai potensi hebat dalam membuat komposisi. Sehingga BassGrOoVe100 mampu dengan leluasa menyatukan warna jazz, fusion, rock, funk sampai sedikit banyak memasukkan pengaruh etnis. Pada dasarnya, group yang berasal dari Kuala Lumpur ini sangat bergairah dalam membangun kreasi musik yang didukung dengan pengalaman dan pengaruh dari masing-masing musisi.
Dalam album pertamanya, “..Blend To Grove!!”, mereka menampilkan fleksibelitas yang unik. Mereka yakin kalau musik bisa menjadi kekuatan pemersatu. Musik dapat membantu menghilangkan berbagai penghalang perbedaan bahasa dan ras ketika memasuki cakrawala yang lebih luas. Pencapaian tertinggi bagi mereka adalah mampu memproduksi dan memainkan karya-karya mereka sendiri serta saling menghormati satu sama lainnya.










